Coto Bantaeng Haji Modding
Tappanjeng, Bantaeng Regency, South Sulawesi, Indonesia
A cozy South Sulawesi restaurant offering traditional soto in a simple, welcoming setting on Jl. Raya Lanto, Bantaeng.
Jl. Raya Lanto No.52, Tappanjeng, Kec. Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan 92451, Indonesia
Coto Bantaeng Haji Modding
Tappanjeng, Bantaeng Regency, South Sulawesi, Indonesia
Overview
Coto Bantaeng Haji Modding offers an authentic taste of South Sulawesi cuisine, specializing in the region’s beloved Coto Makassar dishes. Located in Bantaeng, this South Sulawesi restaurant combines a rich culinary heritage with a warm, casual atmosphere, perfect for those looking to experience local flavors in a cozy setting.
With a menu centered on traditional Soto dishes, guests can enjoy quick yet satisfying meals featuring bold, aromatic broths and tender meat cuts. The establishment welcomes a diverse crowd, including families, college students, and tourists, providing both dine-in and takeout options within affordable price ranges.
Gallery
Real shots of the food, atmosphere, and signature dishes at this location.
Local favorites
This cozy South Sulawesi restaurant is a favored culinary spot in Bantaeng, known for its rich, flavorful traditional dishes and casual atmosphere.
Popular for specialties like Coto Bantaeng, Ketupat, and Coto Makassar, the menu offers an unmatched taste of South Sulawesi’s culinary heritage.
Open daily from early morning until late night, it’s perfect for breakfast, lunch, or dinner cravings in Bantaeng.
Welcoming college students, families, and tourists alike, the restaurant offers a friendly setting with a kid’s menu and high chairs available.
Convenience matters with options to enjoy meals on-site or grab a quick bite to go, fitting all dining preferences.
With a solid 4.2-star rating from 148 reviews, the restaurant is celebrated for its generous portions, great taste, and reasonable prices.
Enjoy a trendy yet relaxed environment ideal for solo diners and groups looking for authentic South Sulawesi cuisine.
Experience
Perfect for enjoying authentic South Sulawesi flavors any time of day in a relaxed environment.
Coto Bantaeng Haji Modding stands out for its rich and aromatic Coto broth, tender cuts of meat, and generous portions. Whether arriving for a hearty breakfast or a satisfying dinner, guests will find a welcoming, family-friendly spot that balances tradition with a casual vibe, ideal for quick bites or lingered meals. — FoodPlacee editorial note
Start the day with a comforting bowl of Coto paired with traditional side dishes, offered fresh from morning until late night.
The welcoming ambiance and kids’ menu options make it a great spot for families seeking authentic regional dishes in a cozy setting.
Ideal for a quick and satisfying meal alone, offering both speedy service and a cozy atmosphere to enjoy traditional Coto.
Friendly takeout service allows enjoying the rich flavors of South Sulawesi cuisine at home or on the go.
Open daily until 10:45 PM, perfect for a flavorful late-night meal after exploring Bantaeng.
Guest sentiment
A snapshot of what local diners frequently mention about this location.
"Coto Haji Maddin Bantaeng merujuk pada sebuah warung makan atau usaha kuliner yang terkenal dengan hidangan Coto Makassar khas Bantaeng. Meskipun namanya sering dikaitkan dengan Makassar, Coto ini memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri yang berasal dari Bantaeng, Sulawesi Selatan. Beberapa hal yang membuat Coto Haji Maddin Bantaeng populer antara lain: * Rasa Khas: Coto ini dikenal dengan kuahnya yang kaya rempah, gurih, dan memiliki aroma yang kuat. Dagingnya empuk dan bumbunya meresap sempurna. * Sejarah dan Tradisi: Warung Coto ini kemungkinan besar sudah berdiri cukup lama dan diwariskan secara turun-temurun, menjadikannya bagian dari kuliner legendaris di Bantaeng. * Popularitas: Sering menjadi destinasi kuliner wajib bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Bantaeng. Singkatnya, Coto Haji Maddin Bantaeng adalah salah satu ikon kuliner di Bantaeng yang menyajikan Coto Makassar dengan cita rasa otentik dan khas daerah tersebut"
"Kuahnya enak dan potongan dagingnya besar2..rekomended buat yg melintas dbantaeng untuk mencobanya,,"
"Warung Coto ini berlokasi di jalan raya lanto, salah satu titik paling ramai di bantaeng dan mudah diakses dengan kendaraan umum. Seporsinya cukup mengeyangkan dan isian daging yang lumayan banyak. Dari sisi harga masih relatif terjangkau jika dibandingkan warung coto lainnya di kota Bantaeng, tidak murah tapi juga tidak kemahalan."
"Salah satu warung coto favorit di Bantaeng. Ini tepat di depan Alfamidi Raya Lanto ya gais. Cotonya enak mantul dengan harga 26rb. Untuk harga coto di bantaeng mmg relatif mahal, rata rata berada di harga segitu. Tapi mahalnya bisa tertutupi dengan porsi mangkok yang lebih besar kok dibanding coto kota makassar yg dikisaran harga belasan ribu. Recommended buat kalian untuk cobain ini"
"Enak mantap Salah satu foto rekomemded yang ad la di kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan Coto hj. Modding sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu Coto ini memiliki rasa yang khas yang membuat selerea makan kita semakin enak nan Luna, Coto hj moddingmenggunakan daging Kuda….” Jreeeng…jreeeeng! Kuda?? Tentu ada sedikit kerisihan ketika mendengar daging kuda dimakan untuk coto. Ya, kuda memang bukan jenis binatang yang umum dijadikan makanan. Selain untuk hiasan, kuda kan selama ini kita kenal memiliki fungsi sebagai tunggangan atau transportasi. Sering juga dipakai sebagai keindahan lukisan-lukisan dan patung. Hubungan emosional manusia dengan kuda yang selama ini dijadikan tunggangan atau teman berekreasi seperti itu memang menjadikan kita merasa tidak layak memakannya. Jadi memang tak mudah untuk menerima kenyataan kalau daging kuda dijadikan makanan. Urusan kuda sebagai makanan memang memiliki berbagai pandangan. Ada negara yang melarang, ada juga yang membolehkan. Di beberapa negara, seperti Inggris misalnya, daging kuda pernah dianggap tabu dan dilarang untuk dimakan. Kalau melihat sejarah dulu, Paus Gregorius III di tahun 732 pernah mengeluarkan larangan memakan daging kuda. Dari sudut pandang agama Islam juga ada beberapa pandangan tentang makan daging kuda, dari yang menghalalkan, makruh, hingga melarang. Di Perancis pada masa perang Napoleon pernah terjadi suasana kelaparan yang menjadikan banyak tentara memakan daging kuda sebagai sumber tenaga mereka. Kebiasaan ini mulai meluas di Abad 19 seiring dengan mahalnya harga daging sapi saat ini. Kuda kemudian dilegalkan sebagai makanan di Perancis. Di beberapa negara lain, seperti Jepang, daging kuda juga memiliki sejarah sama. Saat terjadi kelaparan, penduduk memakan kuda hingga kemudian menjadi kebiasaan hingga sekarang. Di wilayah Kumamoto, penduduknya memakan kuda sebagai asupan daging sehari-hari. Mereka menyebut daging kuda dengan istilah “sakura-niku” karena dagingnya yang berwarna pink mirip bunga sakura saat mekar. Saya pernah mencicipi sashimi kuda saat tinggal di Jepang, ya, sashimi daging kuda mentah hehehe… aneh ya."
"Dari Bulukumba, Tes Makan siang di Warung Coto ini. Ternyata memang mantap. Daging cotonya lunak, rasa paru gorengnya mantap. Bagi penikmat Coto silahkan buktikan sendiri. Oh, iya, porsi semangkuknya juga banyak jadi puas makannya. Mantap. Ada juga Coto dari daging Kuda dan daging Ayam"
"Salah satu Coto legendaris di Bantaeng... Bahkan sampai masuk dlm bait lagu ciptaan pak Bupati Azikin solthan kala itu.."
"Baru pertama kali makan di sini.. Alhamdulillah puas sekali daging cotonya lembut dan potongannya besar2, beda dari tempat coto yang pernah sy kunjungi sebelumnya"
Visit info
Weekly hours below — always confirm with the business before holidays or special events.
| Monday | 07:00 AM - 10:45 PM |
| Tuesday | 07:00 AM - 10:45 PM |
| Wednesday | 07:00 AM - 10:45 PM |
| Thursday | 07:00 AM - 10:45 PM |
| Friday | 07:00 AM - 10:45 PM |
| Saturday | 07:00 AM - 10:45 PM |
| Sunday | 07:00 AM - 10:45 PM |
The restaurant welcomes guests every day from morning to late evening, making it easy to fit a delicious meal into any schedule.
On the map
Find your way to Coto Bantaeng Haji Modding in South Sulawesi .
Questions answered
Find answers to common questions about dining at Coto Bantaeng Haji Modding, a popular South Sulawesi and Soto restaurant located in Bantaeng.
For owners
Update this page with accurate hours, menu details, photos, and business notes — and reach food lovers searching for places like yours on FoodPlacee.
Menus, prices, hours, services, and availability may change. Please contact the food place directly before visiting or ordering.